ja_mageia

    • Narrow screen resolution
    • Wide screen resolution
    • Decrease font size
    • Default font size
    • Increase font size
    Home Beaches Yogyakarta, Parangtritis Beach
    Yogyakarta, Parangtritis Beach PDF Print E-mail
    User Rating: / 1
    PoorBest 
    Parangtritis Beach.[English]


     
    Parangtritis beach is one beach that must be visited, not just because it is the most popular beach in Yogyakarta, but also has a close relationship with various other tourist attractions, such as the Sultan's Palace, Beach Parangkusumo and Merapi area. The beach is located 27 kilometers from the city center is also part of the power of Ratu Kidul.
    Naming Parangtritis has its own historicity. It is said that someone named Dipokusumo who are fugitives from the kingdom of Majapahit came to this area hundreds of years ago to do meditation. When he saw droplets of water that flows from the rock cracks, he was named the area became South ', from the machete (= stone) and tumaritis (= drop of water). The beach is located in the area was eventually named the same.
     
    Parangtritis beach is a beach full of myth, believed to be a manifestation of the unity of the trinity consisting of Mount Merapi, Yogyakarta Kingdom and Parangtritis. This beach is also believed to be the meeting place Panembahan Senopati with Sunan Kalijaga shortly after completion through meditation. In the meeting, Senopati reminded to remain humble as though a supernatural ruler.
     
    The primary attraction of this beach. Enjoy the natural view the most important. Natural charm that can diintip from various locations and how that landscape is more varied views and you also have a different experience. If you are standing on the edge of beaches, natural charm that seems a sea view are immense with the harsh waves and high cliffs on the east.
     
    To enjoy it, you can simply walk from east to west and looking toward the south. In addition, you can also hire gig that will take you through the same route without fatigue. There are also offers horseback riding to explore the beach. The cost, you can discuss with the tenant services.
     
    After enjoying the view from the shore Parangtritis, you can go to the Cave Langse for a different experience. On the dirt road to the Cave Langse, you can look west and see the beauty of others Parangtritis. Large ocean waves toward shore to see the silver sunlight, and will be colored to resemble gold when the sun began to blush, or at dusk. This exotic scenery YogYES had enjoyed while visiting a few days ago.
     
    Satisfied with landscapes you can enjoy the experience of other attractions to the historic sites located around Parangtritis Beach. One of them is the tomb of Sheikh Bela Belu located on the road to the beach. You can go through the steps of a highway connecting with the sacred hill where the tomb is. Generally, many pilgrims came on Tuesday kliwon.
     
    Finished visiting the tomb, you can challenge yourself to go Langse Cave, a cave to be within walking distance as far as 3 km and the 400-meter-high cliff with a slope angle is almost 900. To enter the cave which is also often referred to as the Queen of the South Cave, you must request permission in advance the key interpreter. According to one of the guards in Depok Beach when young often down the cave, you can see the view of the southern ocean is more beautiful then successfully entered the cave.
     
    5 on 5 in a calendar month of the Chinese, you can see the procession ceremony in Parangtritis Duanwu Festival. Duanwu Festival, comes from the word meaning Peh oar and poisonous, which means boat, is a form of thanksgiving to God Tioghoa community. The festival is also meant to commemorate Khut Gwan (Yuan Qi), a patriot and as well as ministers in the kingdom known loyalty to the king until he was vilified by his colleagues and chose suicide.
     
    Duanwu Festival Celebration in Parangtritis considered unique because it is not filled with the attraction of rowing a boat decorated with a dragon like in other places, but with the attraction of egg stand. Attractions began at around 11:00 and peaked at 12:00. At noon, according to the trust, the egg can stand upright without supported. However, once entered at 13.00, the eggs will fall by itself and can not be established anymore.
     
    To achieve Parangtritis, you can choose two routes. First, the route of Yogyakarta - Imogiri - Siluk - Parangtritis offering spectacular river and mountain rocks. Second, through the route of Yogyakarta - Parangtritis that can be done with due mdah relatively good roads. Recommended, you do not wear green to honor local residents who believed that green dress could bring disaster.
     
    www.oassis.biz



    Pantai Parangtritis.[Bahasa Indonesia]



    Pantai Parangtritis adalah salah satu pantai yang mesti dikunjungi, bukan cuma karena merupakan pantai yang paling populer di Yogyakarta, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan beragam objek wisata lainnya, seperti Kraton Yogyakarta, Pantai Parangkusumo dan kawasan Merapi. Pantai yang terletak 27 kilometer dari pusat kota Yogyakarta ini juga merupakan bagian dari kekuasaan Ratu Kidul.

    Penamaan Parangtritis memiliki kesejarahan tersendiri. Konon, seseorang bernama Dipokusumo yang merupakan pelarian dari Kerajaan Majapahit datang ke daerah ini beratus-ratus tahun lalu untuk melakukan semedi. Ketika melihat tetesan-tetesan air yang mengalir dari celah batu karang, ia pun menamai daerah ini menjadi parangtritis, dari kata parang (=batu) dan tumaritis (=tetesan air). Pantai yang terletak di daerah itu pun akhirnya dinamai serupa.

    Pantai Parangtritis merupakan pantai yang penuh mitos, diyakini merupakan perwujudan dari kesatuan trimurti yang terdiri dari Gunung Merapi, Kraton Yogyakarta dan Parangtritis. Pantai ini juga diyakini sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga sesaat setelah selesai menjalani pertapaan. Dalam pertemuan itu, Senopati diingatkan agar tetap rendah hati sebagai penguasa meskipun memiliki kesaktian.

    Sejumlah pengalaman wisata bisa dirasakan di pantai ini. Menikmati pemandangan alam tentu menjadi yang paling utama. Pesona alam itu bisa diintip dari berbagai lokasi dan cara sehingga pemandangan yang dilihat lebih bervariasi dan anda pun memiliki pengalaman yang berbeda. Bila anda berdiri di tepian pantainya, pesona alam yang tampak adalah pemandangan laut lepas yang maha luas dengan deburan ombak yang keras serta tebing-tebing tinggi di sebelah timurnya.

    Untuk menikmatinya, anda bisa sekedar berjalan dari arah timur ke barat dan memandang ke arah selatan. Selain itu, anda juga bisa menyewa jasa bendi yang akan mengantar anda melewati rute serupa tanpa lelah. Ada pula tawaran menunggang kuda untuk menjelajahi pantai. Biayanya, anda bisa membicarakan dengan para penyewa jasa.

    Usai menikmati pemandangan Parangtritis dari tepian pantai, anda bisa menuju arah Gua Langse untuk merasakan pengalaman yang berbeda. Di jalan tanah menuju Gua Langse, anda bisa melihat ke arah barat dan menyaksikan keindahan lain Parangtritis. Gulungan ombak besar yang menuju tepian pantai akan terlihat berwarna perak karena sinar matahari, dan akan berwarna menyerupai emas bila sinar matahari mulai memerah atau menjelang senja. Pemandangan eksotik ini sempat dinikmati YogYES ketika berkunjung beberapa hari lalu.

    Puas dengan pemandangan alamnya anda bisa menikmati pengalaman wisata lain dengan menuju tempat-tempat bersejarah yang terdapat di sekitar Pantai Parangtritis. Salah satunya adalah Makam Syeh Bela Belu yang terletak di jalan menuju pantai. Anda bisa naik melalui tangga yang menghubungkan jalan raya dengan bukit tempat makam sakral ini. Umumnya, banyak peziarah datang pada hari Selasa kliwon.

    Selesai mengunjungi makam, anda bisa menantang diri untuk menuju Gua Langse, gua yang harus ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 3 km dan melalui tebing setinggi 400 meter dengan sudut kemiringan hampir 900. Untuk memasuki gua yang juga sering disebut sebagai Gua Ratu Kidul ini, anda harus meminta ijin pada juru kuncinya terlebih dahulu. Menurut salah seorang penjaga Pantai Depok yang di waktu mudanya sering menuruni gua, anda bisa melihat pemandangan laut selatan yang lebih indah begitu berhasil memasuki gua.

    Pada tanggal 5 bulan 5 dalam penanggalan Cina, anda bisa melihat prosesi upacara Peh Cun di Parangtritis. Peh Cun, berasal dari kata peh yang berarti dayung dan cun yang berarti perahu, merupakan bentuk syukur masyarakat Tioghoa kepada Tuhan. Perayaan ini juga bermaksud mengenang Khut Gwan (Qi Yuan), seorang patriot dan sekaligus menteri pada masa kerajaan yang dikenal loyalitasnya pada raja hingga ia difitnah oleh rekannya dan memilih bunuh diri.

    Perayaan Peh Cun di Parangtritis tergolong unik karena tidak diisi dengan atraksi mendayung perahu berhias naga seperti di tempat lain, tetapi dengan atraksi telur berdiri. Atraksi dimulai sekitar pukul 11.00 dan memuncak pada pukul 12.00. Pada tengah hari, menurut kepercayaan, telur bisa berdiri tegak tanpa disangga. Namun, begitu memasuki pukul 13.00, telur akan terjatuh dengan sendirinya dan tak bisa didirikan lagi.

    Untuk mencapai Parangtritis, anda bisa memilih dua rute. Pertama, rute Yogyakarta - Imogiri - Siluk - Parangtritis yang menawarkan pemandangan sungai dan bukit karang. Kedua, melewati rute Yogyakarta - Parangtritis yang bisa ditempuh dengan mdah karena jalan yang relatif baik. Disarankan, anda tidak mengenakan baju berwarna hijau untuk menghormati penduduk setempat yang percaya bahwa baju hijau bisa membawa petaka.

    www.oassis.biz
     

    Add comment

    Para Pengunjung yang berbahagia, gunakan fasilitas ini dengan bijak. Komentar-komentar yang tidak berkenan akan tidak di tampilkan dan netter ybs kan ter blok pada situs ini.
    ---------------------------
    The visitors, use this facility sensibly. The comments are not acceptable will not display and it was relevant netter block on this site.


    English French German Hindi Indonesian Italian Norwegian Portuguese Russian Spanish
    Banner

    Member Login



    JComments Latest

    • Slmt mlm,stelah di usg sy dinyatakan ada batu empe...
    • thanks :lol:
    • saya punya honda new blade.. kenapa sekarng tarika...
    • :lol:
    • terimakasih infonya mas bro, ngomong2 anda pake ho...
    Banner

    Banner

    Menu Today

    Archive Oassis

    Who is Online

    We have 20 guests online